New Videos from Youtube
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Happy Days



Happy Days is an American television sitcom that aired first-run from January 15, 1974 to September 24, 1984 on ABC. Created by Garry Marshall, the series presents an idealized vision of life in the mid-1950s to mid-1960s United States.

The series was produced by Miller-Milkis Productions (Miller-Milkis-Boyett Productions in later years) and Henderson Productions in association with Paramount Network Television.


Set in Milwaukee, Wisconsin, the series revolves around teenager Richie Cunningham (Ron Howard) and his family: his father, Howard (Tom Bosley), who owns a hardware store; traditional homemaker and mother, Marion (Marion Ross); younger sister Joanie (Erin Moran); and high school dropout, biker and suave ladies' man Arthur "Fonzie"/"The Fonz" Fonzarelli (Henry Winkler), who would eventually become the Cunninghams' upstairs tenant. The earlier episodes revolve around Richie and his friends, Warren "Potsie" Weber (Anson Williams) and Ralph Malph (Donny Most), with Fonzie as a secondary character. However, as the series progressed, Fonzie proved to be a favorite with viewers and soon more story lines were written to reflect his growing popularity, and Winkler was eventually credited with top billing in the opening credits alongside Howard as a result.[2] Fonzie befriended Richie and the Cunningham family, and when Richie left the series for military service, Fonzie became the central figure of the show, with Winkler receiving sole top billing in the opening credits. In later seasons, other characters were introduced including Fonzie's young cousin, Charles "Chachi" Arcola (Scott Baio), who became a love interest for Joanie Cunningham.

The series' pilot was originally shown as "Love and the Happy Days," a one-episode teleplay on the anthology series Love, American Style. Happy Days spawned the hit television shows Laverne & Shirley and Mork & Mindy as well as two failures, Joanie Loves Chachi and Blansky's Beauties(the latter featuring Nancy Walker as Howard's cousin). The show is the basis for the Happy Days musical touring the United States since 2008. The leather jacket worn by Winkler during the series hangs in the Smithsonian Institution.

Irama Lautan Teduh

Acara musik Irama Lautan Teduh di TVRI dimulai pada tahun 1968, ketika TVRI ... grup musik yang beranggotakan para senior itu bernama The Hawaiian Seniors. Lagu berjudul 'Ukulele Girl pun tak lagi terdengar sebagai lagu pembukaan _________________________________________________________________ HOEGENG IMAN SANTOSA _________________________________________________________________ Pekalongan, Jawa Tengah, 14 Oktober 1921 _________________________________________________________________ HIS (1934) dan MULO B (1937), Pekalongan AMS, Yogyakarta (1940) Pendidikan Ajun Inspektur Polisi, Pekalongan (1943) Sekolah Tinggi Polisi, Sukabumi (1944) Provost Marshall General School, AS (1950) PTIK (1952) Pendidikan Brimob, Porong (1959) _________________________________________________________________ Kapolsek Jomblang, Semarang (1945) Kepala DPKN, Surabaya (1952-1955) Kepala Reskrim Sumatera Utara, Medan (1955-1959) Kepala Jawatan Imigrasi (1960-1965) Menteri Iuran Negara (1966-1967) Deputi Operasi Menpangak (1967-1968) Kapolri (1968-1971) _________________________________________________________________ Jalan Muhammad Yamin 8, Jakarta Telp: 348557 Sebagian waktunya kini dihabiskan untuk melukis. Itulah Hoegeng, jenderal polisi purnawirawan, yang pernah membongkar kasus penyelundupan mobil mewah semasa menjabat Kapolri. Ia kini tampak gemuk. Dulu, ia biasa dipanggil ''Bugel'' karena badannya tambun. Lalu jadi Bugeng, akhirnya Hoegeng sampai sekarang. Ayahnya, Sukarjo Karjohatmojo, seorang hoofd Jaksa, sering mengajak Hoegeng kecil ke rumah -- yang sengaja didirikan ayahnya -- untuk orang-orang miskin dan telantar. Lalu ayahnya membisikkan, ''Kelak, bila kau jadi orang berpangkat dan berkuasa, ingatlah: kekuasaan itu laksana pedang bermata dua.'' Lulus MULO di Pekalongan, dan AMS di Yogyakarta, ia memulai kariernya menjadi agen polisi. Sebelumnya, ia sempat kuliah di Fakultas Hukum, di Batavia -- kini Jakarta. Ia pula yang pertama mencetuskan ide memakai helm, serta anjuran kaki mengangkang bagi pembonceng sepeda motor. ''Bukan apa-apa. Aspal lebih keras daripada kepala manusia,'' katanya. Kritik gencar dilancarkan, dan ia gagal karena keburu pensiun. Memasuki masa pensiun, ia tidak punya simpanan apa pun. Rumah, mobil, datang sebagai hadiah tanpa diminta. Ia pun menolak menjadi duta besar di Belgia, karena merasa tidak cocok, dan lebih suka tinggal di negeri sendiri. Menyukai musik irama Lautan Teduh sejak muda, Hoegeng lalu mendirikan grup musik The Hawaiian Senior, 1975. Bersama istri dan rekan- rekannya, lagu ''Aloha'' sering berkumandang melalui TVRI. Gema irama Lautan Teduh itu lalu dilarang, sebab dianggap bukan musik Indonesia. Selain Kapolri, ia pernah menjabat Kepala Jawatan Imigrasi RI, Menteri Iuran Negara, dan Menteri Sekretaris Kabinet Inti/Presidium Kabinet Dwikora. Ia juga termasuk penandatangan Petisi 50. Menikah dengan Marie Roselina, ia dikaruniai tiga anak. Selain melukis, kini ia tercatat sebagai anggota ORARI. Hobinya menyanyi masih terus dilanjutkannya. ''Di kamar mandi,'' katanya sembari tertawa. Kenaikan uang pensiun membawa kebahagiaan tersendiri baginya. ''Saya ini sudah tua. Untuk melukis terus-menerus, hasilnya tak akan sebanyak dulu,'' katanya. Tetapi, ''Kita pun harus sadar menghadapi kenyataan dan pasrah kepada Tuhan,'' ia menambahkan.[] Dari Siaran Radio Amatir ke TVRI Kisah ini berawal ketika operator radio amatir mulai menjamur di Indonesia, khususnya Jakarta. Pada tahun 1967, putra Komodor Suyoso Karsono ( Mas Yos ) yang bernama Didi saat itu memiliki pemancar radio amatir. Karena Mas Yos menganggapnya lagu-lagu yang disiarkan terlalu berisik, maka beliau mengambil alih pemancar tersebut ; Mas Yos bertindak sebagai operator sekaligus penyiarnya, serta memberi nama radio tersebut sesuai nama putri bungsu beliau, Elshinta. Sebagai mantan pemain grup Hawaiian asal Semarang yang bernama Lieve Souvenirs ( 1938 ), beliau kerap memutar lagu-lagu Hawaiian melalui Radio Elshinta. Suatu pagi, ketika sedang menyapu halaman rumah, Willy Pesik, mendengar suara Mas Yos melalui radio. Suara tersebut tak lain adalah suara kawan lamanya. Demikian juga The Singing General Hœgeng Iman Santoso yang akhirnya pada suatu malam mengunjungi "studio" radio tersebut sambil membawa 'ukulele. Di muka corong Elshinta, sementara Mas Yos yang memainkan gitar berduet dengan beliau yang memainkan 'ukulelenya, hingga akhirnya tercetus ide untuk mengumpulkan para musisi, khususnya yang pernah berkecimpung dalam grup band irama Lautan Teduh, antara tahun 1930-1950. Alhasil, mereka berkumpul pada suatu hari di bulan Maret 1967 di kediaman Mas Yos ( Jalan Besuki ). Dari reuni akbar yang antara lain dihadiri oleh Willy Pesik, yang akhirnya menjadi pembaca acara (MC) di televisi dan penyanyi keroncong Bram "Atjeh" Titaley, lahirlah kelompok The Elshinta Hawaiian Seniors sekaligus jingle grup musik mereka yang berjudul 'Ukulele Girl. Maka kembalilah Oom Hœgeng menyanyikan lagu dan memainkan alat-alat musik khas irama Lautan Teduh, setelah lebih dari 2 dasawarsa, tidak berkecimpung dalam musik Hawaiian ( salah satu alasannya adalah karena beliau sempat menduduki beberapa jabatan penting, termasuk selaku Kapolri ). Mengapa ada kata "seniors" pada nama grup musik tersebut ? " Karena para pemainnya sudah "jenggotan" semua," ujar Oom Hœgeng, ketika sang Sesepuh menjadi tamu dalam acara Gebyar Hawaiian di TVRI bulan November 1998, 31 tahun setelah lahirnya kelompok musik yang beranggotakan para oom ( atau sekarang lebih tepat disebut para opa ) tersebut. Acara musik Irama Lautan Teduh di TVRI dimulai pada tahun 1968, ketika TVRI meminta sendiri acara yang biasanya disiarkan melalui Radio Elshinta tersebut untuk mengisi program penayangannya. Maka jadilah acara yang diisi oleh grup musik Hawaiian pimpinan ( mantan ) Komodor Suyoso tersebut dengan frekuensi penayangan sebulan sekali. Setelah kurang lebih 8 tahun mengudara, Mas Yos mengundurkan diri sebagai pimpinan The Elshinta Hawaiian Seniors dan Oom Hœgeng pun didaulat oleh para musisi lainnya untuk memimpin grup musik mereka. Kata "Elshinta" dihapus dan sejak tanggal 9 Maret 1976, grup musik yang beranggotakan para senior itu bernama The Hawaiian Seniors. Lagu berjudul 'Ukulele Girl pun tak lagi terdengar sebagai lagu pembukaan, tetapi sebagai gantinya mereka mendendangkan lagu The Hawaiian Seniors' Call.

Operet Papiko




Operet Papiko (Persatuan Artis Pop Ibukota) (1972 - ???)

Titiek Puspa, yang mempunyai nama asli Sudarwati yang diubah menjadi Kadarwati dan terakhir diubah menjadi Titiek Puspa (lahir di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, 1 November 1937; umur 75 tahun) adalah seorang musikus Indonesia.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. The Legend MyYouTube - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger